Fungsi Gambar pada Artikel

Salah satu hal penting yang harus Anda ketahui ketika ingin membuat konten tulisan adalah fungsi gambar pada artikel. Tujuan dari gambar tersebut adalah guna menekankan arti dari isi agar konten bisa dipahami oleh pembaca. Apalagi jika menjelaskan berbagai macam tutorial.

Fungsi Gambar pada Artikel

Beberapa Manfaat dan Fungsi Gambar pada Artikel

Pada dasarnya, judul artikel yang menarik bukanlah satu-satunya hal yang membuat pembaca tertarik. Perihal isinya pun perlu dipertimbangkan guna menarik perhatian seperti menambahkan gambar didalamnya. Jika Anda belum mengerti manfaatnya, berikut beberapa fungsi gambar di artikel:

Mempercepat Proses Loading

Pada jumlah kata tertentu mungkin bisa membuat artikel menjadi lebih efektif, seperti 500 kata atau lebih. Namun, hal tersebut terkadang tak membuat semuanya berjalan dengan baik terutama perihal akses blog. Akhirnya, para pembaca mengeluhkan atas kecepatan aksesnya.

Untuk mengatasi masalah atas keluhan tersebut, maka solusinya adalah menerapkan gambar didalamnya. Dengan begitu, akses blog menjadi lebih cepat tanpa harus dipenuhi oleh jumlah kata. Terlebih, gambar bisa meringkas penjelasan dan membuah pembaca mudah mengerti.

Untuk Kebutuhan Google Image

Peranan gambar pada artikel tentu tidak hanya sebatas mempercepat proses loading blog saja. Penerapan metode tersebut ternyata bisa memberikan keuntungan lebih dan salah satunya adalah menguasai Google image. Alhasil, ruang cakup artike menjadi sangat luas.

Hal ini dikarenakan, pengguna internet sangat sering membuka dan mengakses Google image. Jika keyword yang diketikkan relevan dengan judul atau isi artikel, maka otomatis akan muncul. Oleh karena itu, menjadi sebuah keuntungan lain untuk Anda dan juga kontennya.

Untuk Meningkatkan Trafic Blog

Pada dasarnya, manfaat yang satu memiliki keterkaitan dengan keuntungan sebelumnya. Pasalnya, penerapan gambar dapat mengoptimasi blog secara maksimal. Itulah mengapa tak jarang orang yang membuat konten menyertakan gambar bukan hanya menjelaskan isinya.

Selain itu, penerapan gambar pada artikel juga secara otomatis mengidentifikasi maksud serta tujuan dari tulisan atau artikel tersebut. Namun hal ini tentu bukanlah perkara yang mudah. Anda harus memperhatikan detail traficnya dan juga melibatkan semua elemen lainnya.

Sekarang coba cek grafik trafik website anda melalui Google Webmaster, turun atau naik trafiknya? Jika mengalami penurunan, mungkin saja trafik website turun hingga menyebabkan sepi pengunjung tersebut disebabkan kurangnya pemberian gambar pada artikel.

Untuk lebih memahami apa saja yang menyebabkan website sepi dari pengunjung, silahkan baca artikel mengenai penyebab blog sepi pengunjung.

Membuat Tampilan Blog Menjadi Lebih Menarik

Terlepas dari penjelasan diatas, fungsi gambar pada artikel selanjutnya adalah membuat tampilan menjadi lebih menarik. Tapi jangan Amda anggap bahwa hal ini hanya perihal display saja. Pasalnya, semakin bagus blog tersebut, maka makin banyak orang yang membacanya.

Itulah mengapa hal ini tidak boleh dianggap sepele karena perannya guna menarik perhatian pengguna internet. Terlebih lagi, jika pembahasan didalamnya berupa tutorial ataupun memiliki tema tertentu. Alhasil, penerapan gambar dapat menciptakan daya tarik pada blog.

Mencegah Terjadinya Bounce Rate

Salah satu hal yang membuat pembaca menjadi malas adalah isi konten terlalu panjang dan bertele-tele. Pada akhirnya artikel akan ditinggalkan begitu saja tanpa menyelesaikan bacaan sampai scroll ke bawah. Itulah yang mengakibagian terjadi bounce Rate terhadap blog.

Dengan diterapkannya gambar pada artikel, tentu meminimalisir penggunaan kalimat yang terlalu panjang. Selain itu, pembaca merasa sangat terbantu karena sudah dijelaskan dengan tambahan gambar. Alhasil bounce Rate dapat dicegah, dan blog pun dibaca sampai selesai.

bouncerate website

Tips Menerapkan Gambar pada Artikel

Meskipun terdengar simpel, tapi percayalah bahwa hal ini tidak bisa diterpakan secara sembarang. Ada banyak faktor yang harus Anda perhatikan agar gambar sesuai dengan isinya. Jangan sampai keduanya tidak selaras. Berikut tips menerapkan gambar pada artikel.

Sesuaikan dengan Tema Artikel

Tips pertama sudah pasti penting dan harus Anda perhatikan yaitu memastikan keselarasan antara gambar dan topik artikel. Jangan sampai, keduanya tidak ada kaitannya sehingga terlihat sangat aneh. Jika tulisan membahas tentang otomotif maka carilah yang sesuai.

Untuk mencegah ketidakselarasan terjadi, maka sangat disarankan agar menyelesaikan tulisannya terlebih dahulu. Jika sudah, maka barulah Anda mencari gambar yang sesuai dengan tema serta topik artikel. Lebih baik lagi apabila gambar diedit kembali supaya bagus.

Sesuaikan Ukurannya

Terlepas dari keselarasan antara gambar dan tema artikel, hal berikutnya yang harus diperhatikan adalah ukuran. Ketahui terlebih dahulu, pengguna rata-rata mengakses blog menggunakan media apa. Namun, untuk saat ini lebih banyak yang Bersifat MOBILE.

Kalau sudah mengetahui, sesuaikan ukuran gambar dan jangan terlalu besar ataupun kecil.

Pastikan tidak Over sehingga mengganggu tampilan artikel. Cobalah untuk diperhatikan kembali perihal kejelasannya.

Baca juga: Cara mengubah ukuran gambar di paint Microsoft

Edit Kembali Gambarnya

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, jika memang memungkinkan maka edit lah gambar terlebih dahulu. Hal ini bertujuan agar mendapatkan hasil maksimal ketika diterapkan pada blog. Mulai dari kecerahannya hingga seberapa besar ukuran yang Anda butuhkan.

Cobalah agar atur kembali terang gelapnya demi kenyamanan pembaca ketika melihatnya. Selain itu, apabila terlalu besar maka gunakanlah kompres gambar yang bagus jangan sampai membuatnya pecah. Karena hal tersebut akan membuat tidak nyaman saat dilihat. Tools yang sering digunakan seperti Adobe Photoshop.

Tambahkan Caption

Meskipun gambar sudah bagus dan isi artikel telah menjelaskannya, maka tak ada salahnya untuk menambahkan caption. Namun, pastikan ketika Amda membuatnya jangan terlalu panjang dan rumit. Cukup singkat saja dan mudah dipahami oleh pembaca.

Tujuan dari hal ini adalah menekankan kembali mengenai arti dari gambar tersebut. Dengan begitu pembaca tak perlu bingun serta membaca ulang isi artikel. Apalagi, jika topik yang dibahas adalah mengenai tutorial, maka tambahkan sedikit keterangan.

Penutup

Itulah tadi pembahasan mengenai manfaat dan fungsi gambar pada artikel serta cara menerapkannya. Tentu hal ini menjadi nilai lebih dan daya tarik untuk para pembacanya. Pasalnya, dengan adanya gambar maka penjelasan akan isi artikel mudah dipahami.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

Cara Optimasi SEO On Page
SEO
Ayub

Cara Optimasi SEO On Page

Sebelum memulai seo on page, sebaiknya anda pahami dulu cara optimasi seo on page WordPress maupun Blogspot pada artikel ini. Dalam dunia SEO ada berbagai macam faktor yang harus menjadi bahan pertimbangan agar website anda bisa duduk manis di peringkat teratas pada halaman hasil pencarian.  Untuk memudahkan anda dalam melakukan optimasi, optimasi SEO terbagi menjadi

Read More »
Plugin Share Sosial Media Gratis untuk Wordpress
SEO
Ayub

Plugin Share Sosial Media Gratis untuk WordPress

Salah satu program yang wajib blogger ketahui adalah plugin share sosial media gratis untuk wordpress. Tentu hal ini guna menunjang penggunaan aplikasi dan menambahkan fitur lainnya yang mungkin saja dibutuhkan. Untuk informasi lengkap plugin sosial media di WordPress yang gratis dan handal, simak ulasan berikut. 10 Plugin Share Sosial Media Gratis untuk WordPress Plugin merupakan

Read More »
Jumlah Keyword Density yang Bagus untuk SEO
SEO
Ayub

Jumlah Keyword Density yang Bagus untuk SEO

Ternyata masih banyak blogger yang belum memahami tentang jumlah keyword density yang bagus untuk SEO. Padahal ini merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan trafic Website. Itulah mengapa, hal tersebut wajib diketahui agar bisa bertahan dalam persaingan. Apa Itu Keyword Density ? Pada dasarnya, jika Anda memahami apa itu Density maka secara otomatis bisa memanfaatkannya

Read More »